Artikel SIMPS
Pengumuman, ketentuan tata naskah dinas, dan tips memakai SIMPS — dikumpulkan di satu tempat supaya tidak perlu dicari lewat surat edaran.
Enam keadaan yang dilalui setiap surat di SIMPS
Draf, menunggu pemeriksaan, menunggu tanda tangan, terbit, arsip — dan satu keadaan sisipan bernama perlu revisi. Tidak ada keadaan "ditolak".
Baca selengkapnya
Surat yang diarsipkan tetap bisa diverifikasi
Pengarsipan adalah langkah penataan berkas, bukan pencabutan. Kode verifikasi surat arsip tetap menjawab.
Baca selengkapnya
Perlu revisi bukan penolakan
Surat yang dikembalikan pemeriksa kembali ke draf beserta catatan, dan dikirim ulang sebagai surat yang sama.
Baca selengkapnya
Menyiapkan spesimen tanda tangan
Spesimen hanya ditawarkan saat menandatangani kalau statusnya aktif dan jenisnya tanda tangan. Menghapusnya tidak mengubah surat yang sudah terbit.
Baca selengkapnya
Alur tanda tangan: berdasarkan urutan atau bebas
Surat dengan lebih dari satu penandatangan bisa diatur menunggu giliran, atau membiarkan semua orang menandatangani kapan saja.
Baca selengkapnya
Membaca nomor surat SIMPS
Nomor surat SIMPS punya enam bagian yang dipisahkan garis miring, dan seluruhnya diisi sistem — bukan diketik pengaju.
Baca selengkapnya
Memverifikasi keaslian surat dari kode QR
Setiap surat terbit membawa QR dan kode delapan karakter. Keduanya mengarah ke halaman verifikasi yang bisa dibuka tanpa login.
Baca selengkapnya